slot online terpercaya – Hukum judi online menurut Islam—Judi bagi sebagian besar pemainnya sangat mencandu. Bisa Anda bayangkan bagaimana jika judi itu tidak hanya dilakukan satu dua kali, bahkan berkali-kali?. Banyak sekali dampak negatif yang diberikan. Diantaranya adalah keuangan keluarga menjadi tidak terkendali, berantakan di sana-sini sebab yang semestinya alokasi untuk pendidikan anak ternyata digunakan untuk berjudi. Tidak hanya itu, kecanduan judi akan membuat pribadi seseorang menjadi tidak terkontrol. Amarah meledak-ledak saat keinginan untuk judi tidak tersalurkan. Mudah bermusuhan dengan orang lain dan putusnya silaturahmi.

Singkat kata apakah ini berarti judi baik itu online maupun offline membawa dampak buruk bagi pemainnya?  Tentu saja slot online terpercaya!. Bahkan dalam hal ini pemerintah menyusun UU khusus yang berisi larangan dan sanksi judi. Sebagaimana hukum judi online menurut Islam pun mengharamkannya.

Karena bahaya yang disebabkan oleh permainan judi online ini, sekarang adalah saatnya kita untuk memperbaiki diri dengan melakukan langkah sebagai berikut ini:

  1. Niat berhenti bermain judi

Mengubah tabiat seseorang termasuk diri pribadi bukanlah hal yang mudah. Jika ingin merubah kebiasan buruk menjadi kebiasaan yang baik diperlukan niat yang kuat dari pemain judi yang bersangkutan. Niat berarti ada keinginan kuat dari dalam diri pribadi untuk ingin berubah. Tidak hanya reaksi batin tentunya, namun diikuti dengan perkataan dan perbuatan yang senada dengan niat batin itu. Percuma rasanya jika ada batin yang ingin bertaubat namun usaha fisiknya tidak ada sama sekali. Kendali untuk tidak melakukan perbuatan negatif ini ada pada keyakinan yang kuat untuk berhenti dari perjudian.

  1. Ubah mindset dan gaya hidup

Berjudi karena ingin kaya? Bergaya karena ingin dipandang wah? Salah besar!. Ingin kaya bukan dengan jalan praktis menerabas yang haram dan dilarang. Namun dengan bekerja keras sekuat tenaga dengan jalan yang halal. Selain itu, menerapkan prinsip dalam diri bahwa bergaya sebaiknya disesuaikan dengan kantong¸ akan sangat membantu untuk hidup lebih tenang. Tidak mendongak ke atas sehingga merangsang untuk mencari jalan pintas seperti halnya judi.

  1. Sibukkan diri dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat

Terkadang apa yang membuat kita mencari pelarian dan terjerumus pada aktivitas yang aneh-aneh adalah karena minimnya aktivitas produktif yang dilakukan. Hindari judi dan perbanyak mengisi waktu luang dengan aktivitas produktif yang akan mengalihkan perhatian Anda dari bermain judi yang sama sekali tidak memberikan manfaat.

  1. Habiskan waktu dengan orang yang Anda cinta

Bisa jadi kita memilih bermain judi karena sedang kesepian, dan tidak ada teman. Padahal, jika kita lebih mengakrabi pertemanan dengan orang-orang yang baik, dan lebih mengakrabi keluarga tercinta yang mungkin selama ini kita jauh dari mereka, tidak menutup kemungkinan kebiasaan judi akan segera beralih menjadi kebiasaan positif dengan banyaknya pihak yang baik yang mengingatkan.

  1. Percayakan keuangan Anda pada orang lain

Salah satu stimulus yang menyebabkan kebiasaan judi muncul terus menerus adalah karena yang bersangkutan memegang kendali atas keuangannya. Agar keinginan untuk berjudi berkurang, percayakan keuangan kepada pihak lain yang akan membantu me-manage keuangan Anda dengan baik untuk sementara waktu. Setidaknya pribadi yang ditunjuk dan dipercaya adalah mereka yang dipercaya dan sekiranya punya power.

Bahaya berjudi online memang sudah tidak diragukan lagi. Pemerintah tidak membiarkan bahaya tersebut menjamah rakyatnya dengan cara memunculkan larangan atas permainan judi dengan sanksi hukum yang tegas. Begitupun dengan hukum judi online dalam agama Islam.

Dalam Islam, pelaku perjudian akan dikenakan ta’zir. Apa itu ta’zir? Ta’zir adalah jenis hukuman yang belum ditentukan oleh syara’ namun ditentukan oleh hakim. Tujuannya tidak lain adalah untuk ta’dib atau untuk mendisiplinkan pelaku agar tidak lagi melakukan hal yang dilarang itu. Walaupun dalam hal ini perjudian online tidak terjadi secara langsung dalam lokasi tertentu, namun intinya adalah sama dengan judi pada umumnya yang dampak akhirnya adalah memunculkan kebencian antar sesama pemainnya. Kebencian berujung pada perpisahan, dan perpisahan bermuara pada putusnya silaturahim.  Setan sangat menyukai ini karena judi adalah ajakan setan untuk menyesatkan manusia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *