Larangan Judi Online www.serverqiu.site Menurut UU ITE

www.serverqiu.site adalah salah satu situs online yang menyediakan game untuk judi secara online. Judi masih sering dianggap sebagai media hiburan yang kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Anggapan tersebut melekat, bahwa selain menyenangkan untuk dilakukan, judi merupakan permainan yang menguntungkan. 

Padahal jelas bahwa judi merupakan aktifitas yang dilarang untuk dilakukan. Larangan tersebut terdapat pada undang-undang negara dan  diatur pula dalam agama Islam.

Untuk menghindari cengkeraman hukum, banyak orang yang kemudian mencoba melakukan judi secara online. Judi dengan konsep tersebut mulai marak dilakukan berkat berkembangnya teknologi. 

Inilah yang menyebabkan banyak orang yang berminat melakukannya, selain mudah dalam akses, judi online seperti www.serverqiu.site menawarkan jenis permainan yang lebih beragam dan menarik untuk dimainkan.

Judi secara online dilakukan dengan bermain pada situs-situs judi dengan sistem permainan secara virtual. Persamaannya dengan judi biasa adalah ia tetap menggunakan uang sebagai bentuk taruhan, dan pengklaiman uang pihak yang kalah oleh pihak pemenang. 

Perbedaannya hanya pada bentuk permainan yang dirancang secara virtual. Lalu bagaimana hukum yang menjelaskan larangan judi online dalam undang-undang?

Sebelum masuk dalam penjelasan mengenai larangan dan hukum judi dalam undang-undang negara yang berlaku di Indonesia, ada baiknya kita mengetahui apa saja jenis-jenis judi online yang sering dimainkan oleh masyarakat.

Judi Domino

Judi dalam bentuk kartu domino dibedakan menjadi beberapa permainan lain yang berbeda, yakni jenis Bandang, Aduq dan Dominoq. Ketiganya masih dalam satu jenis judi online seperti www.serverqiu.site yang dilakukan dengan kartu domino, namun memiliki karakteristik dan aturan permainan yang berbeda. 

Judi dengan domino mirip dengan permainan poker online, namun menggunakan kartu domino yang memiliki nilai angka kecil. Ciri khas kartu ini adalah bulatan kecil yang berfungsi sebagai pengganti angka.

 

Poker Online

Poker masih menjadi permainan favorit yang dilakukan untuk bertaruh judi, begitu pula dengan judi yang dilakukan secara online. Padahal jelas larangan judi online seperti www.serverqiu.site yang diterapkan untuk permainan poker, baik yang dimainkan secara online ataupun konvensional, keduanya dilarang untuk dilakukan. 

Terdapat 52 kartu remi yang digunakan sebagai media permainan. Hasil permainan di dapatkan dengan melihat siapa pemain yang memiliki jumlah kartu paling besar.

Togel Online

Permainan ini menurut pemain judi merupakan jenis judi online yang paling mudah dan gampang dipelajari, sehingga banyak situs online menarik minat orang-orang memainkannya. Cara bermain togel cukup sederhana, pemain hanya perlu menebak berapa angka yang akan keluar ketika permainan dilakukan, jika tebakan yang dilakukan benar, maka si pemain tersebut memperoleh kemenangan dan menerima uang dari pihak yang kalah.

AduQ

AduQ merupakan salah satu turunan dari permainan kartu domino dimana kartu paling besar, ditentukan sebagai pemenang. Permainan dilakukan dengan memperlihatkan kartu yang telah di dapatkan dari broker sebelumnya, untuk kemudian dilihat siapa pemain yang mendapatkan angka paling besar pada setiap giliran permainan.

Itulah beberapa jenis judi online seperti www.serverqiu.site yang masih sering dimainkan oleh masyarakat. Umumnya jenis ini disamarkan dengan kedok permainan. Asalnya judi online pertama kali dimainkan pada tahun 1994, tahun dimana fakta perdagangan bebas disetujui oleh berbagai pihak, oleh negara Karibia, Barbuda dan Antigua. 

Larangan judi online seperti www.serverqiu.site dalam undang-undang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Undang-undang tersebut telah disahkan secara resmi oleh pemerintah pada tahun 2008, pada 25 Maret oleh DPR-RI. Bagian yang mengatur secara khusus masalah perjudian secara online adalah UU ITE Bab VII pada ayat ke-2 pasal 27.

Sedangkan ketentuan pidana yang di dapatkan oleh pelaku, baik pemain ataupun pemilik situs judi online, masuk dalam pidana cyber crime yang terdapat pada pasal 45 bab XI. Hukumannya berupa pidana penjara selama 6 hingga 12 tahun dan denda sebesar satu miliar rupiah, tergantung dari jenis pasal yang telang dilanggar.

Sebelumnya, larangan perjudian seperti www.serverqiu.site diatur dalam undang-undang KUHP dan bersifat umum, atau sering disebut lex generalis. 

Namun, karena perkembangan teknologi dan adanya judi online yang kian marak dilakukan, maka di gunakanlah undang-undang yang berbeda, berupa UU ITE yang bersifat khusus atau lex spesialis, untuk lebih jelas dalam mengatur tindak pidana serta mengesampingkan UU KUHP sebelumnya yang bersifat umum.

Bagaimana dengan Islam sebagai agama yang juga melarang judi? Dalam Islam larangan judi online telah diterangkan dengan jelas diberbagai ayat al-Quran dan hadist. Jika dilihat dari hukum perspektif , terutama dalam bidang muamalah, bertaruh pada sesuatu yang untung-untungan merupakan hal yang dilarang. Keterangan tentang larangan tersebut terdapat pada Surat al-Maidah ayat 90, yang menegaskan bahwa perbuatan keji harus dijauhi, salah satu dari perbuatan tersebut adalah judi.

Larangan tersebut juga di dukung fakta bahwa judi memberikan dampak negatif pada pemainnya, maupun pada keluarga dan teman dekatnya. Uang yang di dapatkan sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan hidup, dibuang percuma ke meja judi untuk dipertaruhkan guna mendapatkan uang yang lebih besar. 

Masyarakat kemudian memberikan cap yang buruk pada pemain judi, mereka dianggap sampah masyarakat dan dikenal sebagai pemalas yang hanya bisa menghamburkan uang, tanpa memikirkan konsekuensi yang di dapatkan nantinya.

Dengan mengetahui berbagai larangan judi online seperti www.serverqiu.site tersebut, berikut jenis dan macam-macamnya, kini Anda sebagai masyarakat yang beradab, tentu dapat menjauhi permainan haram tersebut. Akan lebih baik bila Anda mendapatkan kelebihan uang, Anda mengivestasikannya untuk sesuatu yang bermanfaat, daripada menghabiskannya di meja judi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *