Mengintip Sisi Lain Judi Online dari Perspektif Islam

Mengintip Sisi Lain Judi Online dari Perspektif Islam
Mengintip Sisi Lain Judi Online dari Perspektif Islam

Bandar Togel Online – Mengintip Sisi Lain Judi Online dari Perspektif Islam – Saat ini, dunia semakin mengalami perkembangan yang pesat, terutama kemajuan teknologi. Teknologi semakin mempermudah manusia, namun bagi sebagian orang yang memanfaatkannya dengan buruk, tentu hal ini akan memberikan dampak buruk bagi kehidupannya.

Hampir seluruh aspek kehidupan akan dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi sangat mempermudah dan memfasilitasi kebutuhan manusia. Bagi yang memanfaatkan teknologi dengan buruk, maka bisa didapatkan kerugian bagi dirinya sendiri maupun pihak lain.

Perkembangan teknologi mempengaruhi seluruh kegiatan manusia, termasuk dalam kegiatan berjudi. Judi togel saat ini tak hanya dilakukan secara tradisional saja, namun kegiatan ini sudah merambah pemanfaatan teknologi togel online.

Pemanfaatan teknologi untuk kegiatan capitaltoto berjudi bisa dilihat dari banyaknya ditemukan bandar togel terpercaya online yang menawarkan permainan judi online bahkan situs-situs ini menggunakan bahasa marketing yang menjual dan mengiming-imingi pemainnya dengan keuntungan berlipat. Inilah trik mereka untuk mendapatkan pemain. radrails

Mengintip Sisi Lain Judi Online dari Perspektif Islam

Permainan judi dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, dimana bisa memanfaatkan skype, dan aplikasi video lainnya untuk bermain. Namun,bagaimanapun caranya dan melalui media apapun tetap saja kegiatan ini adalah kegiatan yang terlarang untuk dilakukan.

Kekhawatiran permainan judi ini ditambah dengan mudahnya saat ini masyarakat mendapatkan tablet atau smartphone. Padahal rata-rata usia pengguna smartphone adalah 18-9 tahun yang sangat produktif dan menjadi tumpuan bangsa.

Usia 18-29 inilah usia dimana seseorang terkadang masih labil dan masih mudah terbujuk. jika tak diimbangi dengan pengawasan, penggunaan smartphone bagi anak di bawah umur cenderung membahayakan. Peran orangtua sangat penting dalam mengawasi penggunaan smartphone.

Hal ini nampaknya cukup menghawatirkan, karena anak-anak bisa saja salah mengambil langkah. Mereka berpikir bahwa berjudi dapat mendatangkan keuntungan, padahal berjudi online sama sekali tak memberikan faedah. Agama dan negara dengan tegas melarang kegiatan ini.

Jika semua orang menyadari betapa meruginya seseorang yang berjudi, maka mereka pasti tidak akan terjebak dalam kesalahan penggunaan smartphone nya. Jika diarahkan bahkan mereka bisa jauh lebih baik dalam memanfaatkan smartphonenya untuk kegiatan positif.

Judi Online Menyebabkan Munculnya Rasa Cemas dan Depresi

Judi online sangat menganggu aspek kesehatan. Seseorang yang mengalami ketagihan judi online cenderung akan mengalami kecemasan dan dempresi hingga masalah lainnya. Yang paling parah, ketagihan judi juga akan membuat mental terganggu.

Orang yang ketagihan judi baik online maupun konvensional bahkan tidak sadar jika dirinya mengalami kecanduan. Ia hanya ingin terus berjudi demi mendapatkan perasaan senang. Pemain judi biasanya juga memiliki sifat obsesif. Ia akan terobsesi untuk menang bagaimanapun caranya.

Pemain judi yang mengalami kekalahan akan merasa sedih, depresi, dan murung. Terlebih jika ia banyak hutang akibat berjudi, maka rasanya tak ada harapan lagi. Akhirnya jalan pintas diambil dengan melakukan tindakan kriminal seperti merampok dan mencuri. Tapi yang paling ekstrim jika pemain judi merasa putus asa, bisa saja ia nekat mengakhiri hidupnya.

Judi Menimbulkan Rasa Malas Bekerja

Semua orang yang bermain judi online tentu cenderung akan dihinggapi rasa malas, terutama untuk bekerja. Inilah alasan mengapa banyak pemain judi yang kehilangan pekerjaannya akibat kecanduan bermain judi.

Saat diberhentikan dari pekerjaan, hanya penyesalan yangd atang. Mungkin saja berjudipada awalnya mendatangkan kebahagaiaan dan keuntungan, namun pada akhirnya tetap saja mereka tidak akan menemukan kebahagiaan dari berjudi.

Jadi, segera  hindari judi baik konvensional maupun online, sebab tidak hanya anda yang akan mengalami kerugian,namun orang lain juga merasakan dampaknya. Hidupanda berantakan dan hidup orang lain juga bisa terkena dampaknya.

Berjudi Membuat Seseorang Kehilangan Teman

Bagaimana judi membuat seseorang kehilangan teman? Seseorang yang berjudi akan dengan mudah meminjam uang dari rekannya. Ia akan mencoba menghubungi teman-temannya untuk dipinjami uang.

Teman baik anda mungkin saja meminjami uang, lalu anda tidak bisa mengembalikannya tepat waktu akibat kalah berjudi. Inilah yang menjadi pemicunya. Tak hanya teman saja, namun bisa saja terjadi pada keluarga atau kerabat.

Pemain Judi Biasanya Egois dan Kasar

Saat seseorang telah kecanduan bermain judi, maka ia akan mengalami perubahan sikap. Di awal mereka bisa bersikap baik, namun lambat laun berubah menjadi pribadi yang kasar dan egois akibat sebab tertentu. Biasanya dipicu kalah berjudi, butuh uang namun tidak diberi

Jika sudah emosi dan kasar seperti ini, mereka cenderung menyiksa orang lain disekitarnya. Apalagi ditambah jika mengkonsumsi alkohol, maka ia tidak akan mampu berpikir jernih lagi. Akal mereka telah rusak dan tak mampu berpikir lagi. Jadi, pertimbakan benar-benar sebelum melangkah.

Judi Memberi Pengaruh Terhadap Kesehatan

Seseorang yang kecanduan bermain judi baik online maupun konvensional akan memiliki jam teratur untuk bermain judi. Jika begini, maka biasanya orang tersebut juga mengabaikan kesehatan. Hal ini diperparah dengan jika pemain judi ikut terpengaruh temannya untuk mengkonsumsi alkohol.

Judi Beresiko Membuat Seseorang Berbuat Kriminal

Pemain judi online, terlebih yang sudah kecanduan akan sangat sulit untuk melepaskan diri dari ketergantungan. Untuk itulah mereka akan mencari cara untuk dapat terus bermain walaupun tidak memiliki uang. Akibatnya, mereka merampok dan mencuri untuk mendapatkan uang demi bisa bermain kembali.

Judi Membuat Pemainnya Cenderung Mengabaikan Keluarga

Setiap pemain judi online pasti akan mengalami kesulitan dalam hidupnya. Ia pun akan cenderung jauh dari keluarga karena ia biasanya memilikit tabiat buruk dan bersikap egois, karena mementingkan diri sendiri. Dari segi waktu pun mereka lebih banyak memanfaatkan waktunya untuk berjudi dibandingkan berkumpul dengan keluarga.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *